SALAM DARI NEGERI PASIR

Bicaralah, jika kau ingin... Tak harus utuh juga tak mengapa tak perlu sebutkan nama sebab, aku tak butuh namamu datanglah, jika kau rasa itu perlu dan pergilah semaumu, jika kau sudah bosan disini

Monday, August 29, 2005

saat liburan tiba

Liburan sekolah adalah waktu yang paling berkesan bagi saya waktu kecil dahulu. Saya sering pulang ke kampung karena mempunyai banyak teman disana. Ada saja rencana yang mereka atur untuk mengisi liburan hingga tanpa terasa waktu liburan habis.
Suatu hari mereka merencanakan menelusuri sungai yang ada di desa menuju hulu, dan pulangnya hanyut dengan ban dalam mobil yang memang dibawa kehulu sana. Tentu saja hanya anak-anak yang jago renang yang diikut sertakan, termasuk saya tentunya.
Salah seorang di antara kami mewanti-wanti agar nanti jangan lupa membawa bekal karena perjalanan sangat lama dan jauh.
“Kalau begitu kita masak bersama saja”,usul Anwar.
“Yah, agar jangan repot kita bungkus dengan daun saja” sahut Udin.
Akhirnya kami sepakat masak bersama dan lauknya ayam goreng bakar saja. Udin yang kami tunjuk untuk mengurus semua ini sangat senang dan uang patungan yang terkumpul saat itu langsung dia bawa dan berjanji besok pasti siap sedia.
Perjalan hari itu memang sangat berkesan dan harus kami akui Udin memang jago memasak. Makanan yang ada tidak tersisa dan dengan tenang kamipun sampai ke kampung dengan selamat.
Yang jadi berita besok paginya, kami semua yang pergi ke hulu sungai dipanggil oleh Bapak Kepala Desa, disuruh kerja bakti membersihkan jalan desa, karena kami didakwa telah mencuri ayam berdasarkan laporan yang kehilangan ayam.
Tentu saja kami terkejut, Udin yang kami sangka membeli ayam hanya tersenyum malu tanpa berani menoleh kepada kami. Yang lebih sakit lagi ternyata Udin mencuri ayam nenek saya yang hanya semata wayang dan selalu setia membangunkannya setiap subuh untuk sholat.

by.. boneka kertas

Sunday, August 28, 2005

"...dan Boneka Kertaspun terbang..."

Lihatlah kawan... Boneka kertas terbang lagi...

Boneka kertas pun terbang...

Lihat lah.... Boneka kertas itu akhirnya terbang....

Monday, August 22, 2005

malam yang kau cari

huh...penat juga rasanya

Thursday, August 18, 2005

Met pagi Bintang...

Wed, 17 Aug 2005 18:47:03 -0700 (PDT)


Met pagi Bintang...
Cerita dimulai ketika aku terjaga...

kuraba di sebelah... kau tiada

kucari di kamar mandi kau juga tiada

kupanggil-2 namamu tak juga kau jawab

kucari disetiap sudut kamar kau tak muncul juga

tubuhku terbujur lagi

mencoba mengingat-2 semalam kamu dimana

oh... bintang...

betapa pikunnya aku,

ternyata aku terbawa mimpi-2 itu lagi

ternyata baru kusadari

bahwa sudah 3 hari ini kamu tak berada di sini

pergi ke tanah sebrang...

ya... aku baru ingat semuanya

kalau selama itu pula aku selalu menganggap kau masih disini

menemani bangunku tiap pagi

oh dewa.... kejam sekali dikau...

tega nian kalian

mengirimkan bintang cuma dalam khayalan saja

rembulan

Thu, 18 Aug 2005 07:02:43 -0700 (PDT)

rembulan bersinar terang malam ini...
dimanakah kau bintang...
aku rindu....
aku rindu kamu sayang....

untukmu bintangku

untukmu bintangku,

kenapa aku tidak secepat kemarin. bangun tidur langsung tancap gas menuju warnet. menyesal sekali pagi ini aku tak bisa melihatmu lebih lama... andai waktu bisa kuputar tentu aku akan melakukan itu... dan melihatmu lebih lama lagi... maafkan aku sayang... Aku rindu....

By. bonekakertas - bintang pagi -

NEGERI DEBU

Di suatu pagi tiba-tiba tubuhku mengecil
Mengecil dan mengecil
Menjadi sebutir debu yang melayang-layang
Menempel diujung daun
Terjatuh, tersandung jempol kaki tukang cendol
Menggelinding menabrak tembok pemarka jalan
Terlindas dan mobil baby-benz
Aku, tak lagi punya roh dan jiwa yang menggerakkan hidup
Aku, tak lagi punya darah yang menggelorakan semangat
Aku, tak punya nafas yang mengokohkan jati diri
Bahkan, aku melayang kemanapun angin menerbangkan tubuhku
Aku… hanyalah debu

Sunday, August 07, 2005

Salam dari negeri pasir